
Tauge adalah salah satu jenis sayuran yang berasal dari kecambah biji-bijian, biasanya dari biji kacang hijau dan biji kedelai. Karena sangat baik untuk kesehatan, sayuran ini cukup sering dikonsumsi oleh masyarakat, sehingga rasanya sudah tidak asing di lidah. Sayuran imut-imut ini sering kita jumpai di berbagai masakan maupun cemilan, mulai dari tumis sayur, bakso, gorengan tahu isi, lumpia, bakwan dan sebagainya.
Untuk mengolah sendiri tauge menjadi makanan sesuai selera kita memang cukup merepotkan, karena untuk memperoleh tauge yang bersih dan higenis kita harus mau repot-repot metikin/motongin ekor si tauge. Alhasil, waktu yang diperlukan untuk mengolah dan melahapnya tidak sebanding kan :)
Berikut ini saya uraikan bagaimana step-step menumbuhkan sendiri tauge tanpa repot menyiangi buntutnya. Selain proses membuatnya menyenangkan, tauge yang diperoleh lebih sehat karena tahu kualitas air yang dipakai dan yang lebih keren, selain dikonsumsi sendiri kita juga bisa menjualnya loh :)
Siapkan bahan dan alat yang diperlukan, yaitu:
- Kacang Hijau 250gr
- Tray/Keranjang yang berlubang-lubang, sebanyak 4 buah.
- Wadah untuk menampung tetesan air (seukuran keranjang yang berlubang-lubang), cukup 1 buah saja.
- Kain flanel (bisa diganti kain biasa), sebanyak 5 lembar sesuai ukuran keranjang.
- Kain strimin/kain kasa nyamuk, sebanyak 4 lembar sesuai ukuran keranjang.
- Kain atau plastik hitam, cukup 1 lembar dengan ukuran sedikit lebih besar dari keranjang.
- Cuci bersih kacang hijau lalu rendam menggunakan air hangat (selama 6 jam) atau menggunakan air suhu ruangan (selama 12 jam), setelah itu bagi kacang hijau menjadi 4 bagian.
- Letakkan keranjang yang berlubang-lubang di atas wadah penampung air.
- Basahi kain flanel dan strimin. Lalu susun ke atas keranjang dengan urutan kain flanel, strimin baru kemudian hamparkan 1/4 bagian kacang hijau secara merata di atasnya.
- Lakukan proses penyusunan tersebut pada sisa kain flanel, strimin dan kacang hijau, sehingga total ada 4 susunan keranjang. Pada keranjang ke-4 tutup dengan kain flanel.
- Susun semua keranjang dengan lapisan paling atas adalah keranjang yang ditutup kain flanel. Siram kembali jika perlu. Terakhir, tutup seluruh keranjang dengan kain atau plastik hitam.
- Simpan susunan keranjang tersebut ke dalam tempat yang gelap (bisa lemari/container).
- Pada hari ke-2 dan ke-3, keluarkan susunan keranjang dari lemari, buka penutup kain/plastiknya lalu siram air ke flanel yang paling atas. Siram minimal 1x sehari (boleh 3x sehari kalau rajin).
- Buang sisa air siraman pada wadah penampung air agar tauge tidak terendam (bisa dimanfaatkan untuk menyiram tanaman). Tutup lagi dengan kain/plastik hitam lalu simpan kembali ke dalam lemari/container.
- Hari ke-4 tauge bisa dipanen. Cara memanennya, gunting tauge dengan mengalasi kain tempat tauge tumbuh dengan talenan supaya lebih mudah.
- Bersihkan tauge dengan cara memasukkan tauge ke dalam baskom berisi air lalu goyangkan hingga kulit hijaunya lepas.
- Tauge bisa langsung diolah/dimasak, disimpan atau dijual. Jika ingin dijual, sebaiknya tauge tidak dicuci tetapi langsung dikemas.
Selamat mencoba dan semoga berhasil…!!!
EmoticonEmoticon