
Bambang Mustari Sadino atau akrab dipanggil Bob Sadino, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Pebisnis nyentrik yang dikenal sebagai pemilik jaringan usaha Kemfood dan Kemchick ini wafat di Rumah Sakit Pondok Indah setelah 1 tahun melawan komplikasi penyakitnya. Bob Sadino yang juga kerap disapa dengan “Om Bob” meninggalkan tak hanya legacy bisnis raksasa, melainkan juga berbagai pelajaran penting dalam mengarungi dunia usaha.
Walau kini sudah tak lagi ada di dunia, pelajaran dari Bob Sadino tak pernah usang untuk kembali dibuka. Di artikel ini, akan mengulas Prinsip hidup Bob Sadino yang terbukti telah sukses membawanya mencapai kesuksesan.
- Saat orang ribut dengan target yang dicanangkan, bagi Bob Sadino perjalanan menuju sukses justru tidak perlu memiliki tujuan.
"Dengan adanya tujuan, maka seseorang hanya tertuju pada satu titik yang namanya tujuan. Dia tidak akan berusaha untuk mendapatkan hasil yang melebihi titik tersebut. Padahal potensi setiap orang sangat mungkin melewati titik tersebut. Jadi sayang dong kemampuan saya, bila harus dipaku oleh tujuan." - Rencana adalah bencana bagi Bob Sadino. Dalam Bisnis Om Bob selalu menekankan prinsip “Mengalir Saja”.
“Rencana itu cuma berlaku buat mereka yang belajar manajemen. Dari A, B, C, D, sampai Z. Padahal dalam bisnis tidak ada yang seperti itu, bisnis tidak mungkin lurus dan runut saja. Tapi sayangnya di sekolah kita sudah terlalu sering diajarkan bikin rencana. Padahal rencana itu racun, bencana!” - Walau terlahir sebagai orang berada, Bob tidak mau berleha-leha. Jadi kuli bangunan, supir mobil sewaan, sampai pedagang telur pernah dilakoninya.
- Jangan pernah cari untung dan keberhasilan dalam bisnis. Kalau mau berhasil justru kamu harus mencari kegagalan dan kerugian!
“Orang sudah terlalu terbiasa berpikir secara linier. Kalau mau usaha, pasti mencari untung; mencari berhasil. Padahal dalam usaha itu ya pasti ada rugi dan gagal toh? Bagi kamu yang mau berhasil, justru cari kegagalan sebanyak-banyaknya. Sebab keberhasilan itu hanyalah sebuah titik di puncak gunung kegagalan.” - Kalau mau usaha itu ya lakukan saja. Urusan hitung-hitungan tak usah dipikirkan.
“Kelemahan banyak orang adalah terlalu banyak mikir membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah. Padahal yang penting adalah action!”
“Kalau kita mencari untung duluan, usaha belum tentu dilakukan karena takut rugi. Tapi kalau mencari rugi, usaha pasti dilakukan karena ga takut untung.” - Kuliah hanya akan mengajarkanmu untuk tahu. Tapi bagi Bob jalanan yang mengajarkannya untuk bisa jadi perasa.
“Teori adalah sebuah informasi basi.”
“Kalau mahasiswa IPK nya sudah 3 koma itu alamat jadi karyawan saja lah. Kalau mau jadi pengusaha, IPK jeblok saja. Karena dengan begitu mau tak mau kamu akan ditolak perusahaan dan terpaksa membuka usaha sendiri.” - Kemfood dan Kemchick adalah bukti kecerdikan Bob melirik peluang usaha. Menciptakan pasar sendiri adalah cara terampuh untuk berhasil sebagai wirasusaha.
- Walau sudah berhasil Bob selalu menekankan pada calon pengusaha untuk jadi dirinya sendiri. Jangan pernah jadi mesin fotokopi, sesukses apapun orang yang ingin kamu fotokopi.
- Sampai akhir nafasnya Bob Sadino tetap hidup sederhana sebagai manusia. Ia tak pernah merasa lebih dari orang-orang di sekitarnya.
Di samping penampilannya yang apa adanya, dalam bertutur kata beliau pun memang apa adanya. Namun di balik kata-kata tersebut terdapat motivasi yang tersirat di dalamnya. Untuk sedikit bernostalgia, berikut kami berikan Kata-kata Motivasi Bob Sadino:
- Yang beneran punya, ngga akan banyak bicara seperti mereka yang berlaga SOK PUNYA.
- Setiap bertemu orang dengan orang baru, saya selalu mengosongkan gelas saya terlebih dahulu.
Artinya saat bertemu dengan orang yang Anda kenal sebaiknya Anda janganlah sombong, karena siapa tau orang yang baru Anda kenal lebih memiliki segalanya di banding Anda. - Orang Goblok itu ga banyak mikir yang penting melangkah, orang pintar kebanyakan mikir akibatnya tidak pernah melangkah.
"Orang pintar mikir ribuan mil, jadi terasa berat. Saya nggak pernah mikir karena cuma melangkah saja. Ngapain mikir, kan cuma selangkah. - Setinggi apapun pangkat yang Anda miliki, Anda tetaplah karyawan. Sekecil apapun usaha Anda, Anda adalah BOSnya.
Om Bob selalu menekankan bahwa lebih baik menjadi seorang pengusaha. Bahkan meskipun usaha yang dibuka sangat kecil, itu lebih baik dari sebesar apapun pangkat yang Anda miliki. - Orang goblok sulit dapat pekerjaan, akhirnya buka usaha sendiri. Saat bisnisnya berkembang, orang goblok mempekerjakan orang pintar.
- Di balik setiap harapan selalu diikuti kekecewaan, jadi berhentilah berharap.
- Bisnis itu hanya modal dengkul bahkan jika Anda tidak punya dengkul pinjam dengkul orang lain.
- Semakin goblok seseorang, semakin orang itu banyak belajar sehingga banyak ilmu yang diperolehnya.
- "Kamu ini bangun pagi, mandi, pamit kerja, pake seragam, kaki dibungkus sepatu, berangkat pagi pulang malam bayaran ga seberapa KERJA APA DIKERJAIN?"
- Saya bisnis cari rugi, ketika rugi saya semangat, dan jika untung bertambah rasa syukur saya.
- Banyak orang bilang saya gila, hingga akhirnya mereka dapat melihat kesuksesan saya karena hasil kegilaan saya.
- Orang pintar maunya cepat berhasil, padahal semua orang tahu itu impossible! Orang goblok cuma punya satu harapan, yaitu hari ini bisa makan"
- Orang pintar belajar keras untuk melamar pekerjaan. Orang goblok itu berjuang keras untuk sukses biar bisa bayar pelamar kerja.
Selain prinsip dan motivasi, beliau juga mewariskan nasehat-nasehat yang bijaksana. Berikut adalah Nasehat Bijaksana Bob Sadino:
- Membawa selusin bodyguard bukan jaminan keamanan. Tapi rendah hati, ramah, dan tidak mencari musuh, itulah kunci keamanan yang hakiki.
- Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olahraga yang teratur, itulah kunci hidup sehat.
- Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. Saling mengasihi, menghormati, dan memaafkan, itulah kunci keluarga bahagia.
- Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. Bersyukur, berbagi, dan saling menyayangi, itulah kunci kepuasan hidup.
- Kaya raya bukan jaminan hidup terhormat. Tapi jujur, sopan, murah hati, dan menghargai sesama, itulah kunci hidup terhormat.
- Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. Tapi setia kawan, bijaksana, mau menghargai, menerima teman apa adanya dan suka menolong, itulah kunci banyak sahabat.
- Kosmetika bukan jaminan kecantikan. Tapi semangat, kasih, ceria, ramah, dan senyuman, itulah kunci kecantikan sejati.
- Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. Hati yang damai, kasih dan tiada kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman.
- Hidup kita itu sebaiknya ibarat “bulan & matahari” — dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai orang atau tidak, ia tetap menerangi. Diterimakasihi atau tidak, ia tetap “berbagi”.
- Jika Anda bilang Anda susah, banyak orang yang lebih susah dari Anda. Jika Anda bilang Anda kaya, banyak orang yang lebih kaya dari Anda. Di atas langit, masih ada langit. Suami, istri, anak, jabatan, harta adalah “titipan sementara”. Itulah kehidupan.
- Nikmatilah hidup selama Anda masih memilikinya dan terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu! Karena Anda tidak akan tahu kapan Sang Pemilik Raga akan datang dan mengatakan pada Anda, “Ini saatnya pulang!” — memaksa Anda meninggalkan apa pun yang Anda cintai, dan Anda banggakan, serta sombongkan.
EmoticonEmoticon